NUSANTARAKALTIM, MARATUA – Jaringan internet di Maratua, masih bergantung pada jaringan di Tanjung Batu, kondisi ini banyak dikeluhkan masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi mengakui bahwa tingginya aktivitas wisatawan akan berdampak pada kestabilan jaringan internet.
“Khusus Pulau Maratua, Mbps-nya sebenarnya sudah cukup besar. Tapi kalau pengunjung banyak, jaringan menjadi tidak mencukupi,” ujarnya pada saat dihubungi melalui Via Whatsapp.
Ia juga menyampaikan, jaringan di Maratua masih bergantung pada sistem pantulan jaringan tower dari Pulau Derawan dan Tanjung Batu. Jika terjadi gangguan di dua titik itu, maka koneksi di Maratua otomatis ikut terdampak.
“Kalau pusat jaringan di Derawan dan Tanjung Batu bermasalah maka jaringan di Maratua ikut mati,” jelasnya.
Selain itu, faktor cuaca ekstrem juga kerap mempengaruhi kualitas jaringan. Saat jika hujan atau badai laut, koneksi bisa hilang.
Didi berharap, ke depan para operator seluler dapat memperkuat infrastruktur jaringan dengan menyiapkan sistem cadangan di wilayah strategis seperti Derawan dan Tanjung Batu.
“Kami berharap operator seluler bisa punya sumber daya dan jaringan cadangan, agar ketika terjadi gangguan di satu titik, koneksi di pulau lain seperti Maratua tetap stabil,” tutupnya.
Reporter : Akmal





