‎DPRD Dorong SMA Masuk Pedalaman Berau

Kamis, 30 April 2026
Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina


‎
‎NUSANTARAKALTIM, BERAU-Pemerataan pendidikan di wilayah pedalaman kembali menjadi sorotan DPRD Berau. Pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) di kampung-kampung terpencil dinilai mendesak untuk menekan angka putus sekolah.
‎
‎Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menyatakan banyak anak di pedalaman terpaksa merantau ke kota hanya untuk melanjutkan pendidikan.
‎
‎“Banyak anak-anak kita dari pedalaman harus ke kota hanya untuk sekolah,” ujarnya.
‎
‎Menurutnya, kondisi itu membuat anak-anak harus tinggal jauh dari orang tua di usia yang masih membutuhkan pengawasan keluarga.
‎

Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina


‎“Pengawasan keluarga tentu berkurang,” tegasnya.
‎
‎Selain persoalan jarak, keterbatasan ekonomi juga menjadi alasan banyak anak akhirnya tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA.
‎
‎“Tidak semua keluarga mampu membiayai anak tinggal di kota,” katanya.
‎
‎Biaya kos, makan, transportasi, hingga kebutuhan sekolah dinilai menjadi beban berat bagi masyarakat pedalaman.
‎
‎Akibatnya, sebagian anak memilih berhenti sekolah setelah lulus SD atau SMP.
‎
‎Elita menilai pembangunan SMA di pedalaman bukan sekadar membangun gedung, tetapi bagian dari upaya pemerataan hak pendidikan.
‎
‎“Pendidikan harus bisa dirasakan merata,” tandasnya.
‎
‎Ia menegaskan jangan sampai anak-anak di perkotaan lebih mudah mengakses pendidikan, sementara anak di pedalaman harus berjuang lebih keras.
‎
‎Untuk itu, DPRD Berau mendorong pemerintah daerah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur karena kewenangan SMA berada di tingkat provinsi.
‎
‎“Aspirasi masyarakat pedalaman harus diperjuangkan,” ujarnya.
‎
‎Selain pembangunan fisik, Elita juga meminta perhatian terhadap ketersediaan guru, fasilitas penunjang, hingga asrama bila diperlukan.
‎
‎“Kalau sekolah dibangun, kualitasnya juga harus diperhatikan,” pungkasnya.
‎
‎Reporter: Akmal | Editor: Sarno

Bagikan