NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Kondisi jaringan telekomunikasi di Kecamatan Maratua, hingga kini belum stabil, bahkan kerap mengalami gangguan.
Kepala Bidang Persandian dan Statistik (Santik) Muhammad Saleh, menyampaikan, gangguan jaringan yang terjadi di Maratua, disebabkan kerap terputusnya sinyal dari Tanjung Batu ke Pulau Derawan yang diteruskan ke Maratua.
“Kalau di jalur utama gangguan, dampaknya ke jaringan Maratua,” paparnya, Rabu (18/2/2026).
Karakter geografis kepulauan yang saling terhubung namun berjauhan, menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kestabilan jaringan.
Pihaknya berkomitmen, akan melakukan penguatan infrastruktur komunikasi, sebagai prioritas dalam rencana kerja ke depan.
“Terkait usulan pengadaan dan penguatan perangkat, akan kami masukkan dalam rencana kerja dinas,” tegasnya.
Adapun untuk fasilitas WiFi gratis, pada tahun 2026 ini masih tetap mengoptimalkan fasilitas yang telah terpasang.
“Fasilitas ini akan tetap kami maksimalkan di tengah keterbatasan jaringan telekomunikasi,” katanya.
Saleh sepakat, penguatan jaringan menjadi prioritas utama di Maratua. Mengingat wilayah kepulauan tersebut, sangat bergantung pada konektivitas untuk pelayanan publik, pendidikan, hingga sektor pariwisata yang menjadi andalan Maratua.
“Tanpa jaringan yang andal, akses informasi dan layanan dasar masyarakat kepulauan akan terhambat,” pungkasnya.
Reporter: Akmal I Editor: Sarno




