Anggaran Rp 9,3 Miliar, Pembangunan Awal GOR Baru Berau Dimulai Tahun Ini

Kamis, 5 Februari 2026
Masterplan GOR Baru Berau yang akan dibangun di area Kakaban Aquatic, pada tahun 2026 ini.

NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Kapasitas Gedung Olahraga (GOR) di Jalan Pemuda, Tanjung Redeb, dinilai semakin tertinggal dari kebutuhan masyarakat. Pada berbagai agenda olahraga maupun hiburan, jumlah penonton kerap melampaui daya tampung gedung.

Pemerintah Kabupaten Berau pun mulai merealisasikan rencana pembangunan GOR baru yang akan dikerjakan mulai tahun ini.
Gedung olahraga tersebut akan berdiri di kawasan belakang Kakaban Aquatic, berdekatan dengan Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau.

Pembangunan memanfaatkan lahan aset Pemkab Berau seluas 7,04 hektare. Dari sisi desain, GOR baru ini disiapkan untuk menampung hingga 4.000 penonton, termasuk ratusan kursi khusus bagi tamu VIP.

Masterplan GOR Baru Berau yang akan dibangun di area Kakaban Aquatic, pada tahun 2026 ini.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Bambang Sugianto, menyampaikan bahwa tahap awal pembangunan telah memperoleh dukungan anggaran dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026.

“Untuk memulai konstruksi, anggarannya sudah tersedia. Nilainya kurang lebih Rp 9,3 miliar dan itu difokuskan pada pekerjaan awal pembangunan gedung,” kata Bambang, Jumat (30/1/2026).

Namun demikian, anggaran tersebut belum mencakup keseluruhan kebutuhan pembangunan. Kepala Bidang Pengembangan Permukiman, Penataan Bangunan, dan Jasa Konstruksi (P3BJK) Berau, Anang Wahananto, menjelaskan bahwa GOR baru akan dibangun secara bertahap menyesuaikan kapasitas fiskal daerah.

“Kalau dihitung sampai benar-benar siap digunakan lengkap dengan seluruh fasilitasnya, total kebutuhannya bisa mencapai sekitar Rp 66 miliar. Artinya, pengerjaan tidak bisa sekaligus dan akan menunggu ketersediaan anggaran lanjutan,” ujar Anang.

Ia menambahkan, GOR tersebut dirancang sebagai gedung olahraga multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai cabang olahraga. Sejumlah fasilitas seperti lapangan futsal, bulu tangkis, basket, hingga cabang olahraga lain direncanakan hadir dalam satu kawasan.

“Konsepnya multievent. Jadi satu gedung bisa menyesuaikan kebutuhan berbagai cabor, baik untuk latihan maupun pertandingan,” katanya.

Menurut Anang, saat ini pemerintah daerah masih mematangkan dokumen perencanaan teknis. Keberadaan GOR baru ini nantinya diharapkan dapat menjadi solusi atas keterbatasan gedung lama di Jalan Pemuda, tanpa harus meniadakan fungsi GOR yang sudah ada.

“GOR lama tetap bisa digunakan. Gedung baru ini justru menjadi opsi tambahan agar kegiatan olahraga tidak lagi terpusat di satu tempat,” jelasnya.

Pembangunan GOR baru masuk dalam daftar prioritas Pemkab Berau tahun ini karena dinilai sebagai fasilitas publik yang mendesak. Meski begitu, penyelesaian seluruh sarana dan prasarana akan sangat bergantung pada kemampuan keuangan daerah di tahun-tahun berikutnya.

“Yang penting tahun ini pembangunan sudah berjalan. Soal kelengkapan fasilitas, itu akan mengikuti alokasi anggaran pada tahap selanjutnya,” pungkasnya.

Reporter: Marta Tongsay | Editor: Sarno

Bagikan