NUSANTARAKATIM, TANJUNG REDEB – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau terus berperan aktif dalam penanganan kebersihan di kawasan Pasar Adji Dilayas, menyusul imbauan Bupati Berau agar dilakukan pembersihan total dengan melibatkan lintas instansi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Limbah B3 DLHK Berau, Helmi, mengatakan selama ini DLHK telah mengambil langkah maksimal dengan menurunkan alat berat untuk membersihkan tumpukan sampah di pasar tersebut.
“Selama ini kita yang berperan aktif di Pasar Adji Dilayas, sampai kita turunkan alat berat, yaitu loader. Itu langsung bersih,” kata Helmi, Sabtu (24/1/2026).
Ia menjelaskan, sebelumnya pembersihan hanya mengandalkan enam orang petugas dengan satu unit fasilitas pendukung. Namun cara tersebut dinilai tidak lagi efektif karena volume sampah yang semakin meningkat.
Menurut Helmi, di kawasan pasar sebenarnya sudah terdapat petugas kebersihan dari pihak UPT pasar. Namun dalam praktiknya, petugas pasar hanya membersihkan area dalam lingkungan pasar, sementara sampah dikumpulkan di Tempat Penampungan Sementara (TPS).
“Sampahnya dibuang ke TPS situ, lalu kita bantu mengangkutnya ke dump truck pakai alat berat,” ujarnya.
Helmi menegaskan, secara aturan seharusnya petugas kebersihan pasar juga bertanggung jawab sampai pada proses pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Namun karena keterbatasan kemampuan dan fasilitas, DLHK tetap turun tangan membantu.
Bahkan, kata Helmi, sempat ada rencana untuk menarik alat berat dari lokasi tersebut. Namun pihak pengelola pasar meminta agar alat berat tetap diturunkan karena mereka belum mampu menangani sampah secara mandiri.
“Waktu mau saya tarik alat berat, mereka bilang jangan dulu, karena belum mampu. Mereka minta dibantu terus,” ungkapnya.
Selain itu, DLHK juga menemukan kondisi TPS Pasar Adji Dilayas yang rusak. Struktur besi dan kawat di TPS sudah terangkat sehingga sering menyebabkan ban alat berat bocor saat proses pengangkutan.
“TPS-nya itu sudah rusak, jadi saya minta supaya direhab. Tahun kemarin sudah direhab oleh UPT sendiri,” jelas Helmi.
Ia menegaskan, tugas utama DLHK adalah mengangkut sampah dari TPS ke TPA. Sementara untuk kebersihan di dalam lingkungan pasar menjadi tanggung jawab petugas kebersihan pasar.
“Kalau lingkungan pasar tidak bersih, itu bukan petugas kita. Petugas kita fokus pada pengangkutan,” tegasnya.
Reporter : Akmal I Editor : Sarno





