Keterbatasan SDM Hambat Operasional Perahu Kebersihan Sungai di Berau

Selasa, 20 Januari 2026
Perahu Kebersihan saat digunakan di Tepian Ahmad Yani, Tanjung Redeb, Sungai Segah.

NUSANTARAKATIM, TANJUNG REDEB – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau masih menghadapi keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan kebersihan sungai, khususnya operasional perahu pembersih di Sungai Segah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Limbah B3 DLHK Berau, Helmi, menjelaskan bahwa perahu kebersihan yang beroperasi di kawasan tepian sungai tidak digunakan setiap hari. Saat ini, kegiatan pembersihan sungai hanya dilakukan sekitar tiga kali dalam sepekan.

“Operasionalnya tidak setiap hari, karena petugas kita di lapangan masih terbatas. Dalam seminggu itu sekitar tiga kali,” ujar Helmi. Selasa (20/1/2026) saat ditemui di kantornya.

Menurutnya, keterbatasan SDM menjadi kendala utama. Meski DLHK Berau memiliki tiga unit perahu kebersihan, armada tersebut belum dapat dimaksimalkan sepenuhnya.

“SDM kita sangat kurang. Kita punya tiga perahu, tidak ada penambahan perahu. Yang kita upayakan hanya penambahan SDM saja,” katanya.

Idealnya, satu unit perahu kebersihan dioperasikan oleh empat orang petugas. Dengan tiga perahu yang tersedia, DLHK Berau membutuhkan tambahan sekitar delapan hingga sepuluh orang tenaga lapangan agar seluruh armada dapat beroperasi optimal.

Terkait rekrutmen tenaga kebersihan, Helmi menjelaskan bahwa DLHK menggunakan mekanisme Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) atau pihak ketiga untuk tenaga teknis di lapangan.

“Untuk ASN sudah ada PNS dan PPPK. Sementara tenaga teknis lapangan kita menggunakan pihak ketiga,” pungkasnya.

Reporter : Akmal I Editor : Sarno

Bagikan