NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau tak hanya menyiapkan program seragam gratis bagi pelajar TK hingga SMP, tetapi juga memperkuat unsur identitas daerah melalui penggunaan batik bermotif khas Berau bernama “Siap Didik”.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Mardiatul Idalisah, mengatakan motif tersebut dirancang khusus untuk menjadi simbol karakter pelajar Berau dan telah didaftarkan hak ciptanya sebagai bentuk perlindungan karya daerah.
“Untuk seragam batik, kami siapkan motif ‘Siap Didik’ yang mengandung nilai kearifan lokal. Hak ciptanya sudah kami daftarkan, sehingga motif ini menjadi identitas resmi seragam batik sekolah di Berau,” ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, penguatan identitas melalui batik ini merupakan bagian dari arahan Bupati Berau, Sri Juniarsih, yang menginginkan pelajar memiliki ciri khas tersendiri yang mencerminkan budaya Bumi Batiwakkal.
“Batiknya bukan sekadar kain, tapi ada pesan budaya di dalamnya. Nuansa Berau harus terasa, meskipun proses produksinya nanti bisa dilakukan di luar daerah,” jelas Mardiatul.
Selain menekankan nilai budaya, Disdik Berau juga memastikan program seragam gratis ini berjalan sesuai aturan. Untuk itu, pihaknya akan menggandeng kejaksaan dan kepolisian dalam proses pendampingan.
“Program ini harus benar-benar tepat sasaran. Kami ingin memastikan seluruh siswa menerima seragam secara gratis tanpa ada penyimpangan,” tegasnya.
Dengan hadirnya motif “Siap Didik”, Pemkab Berau berharap pelajar tak hanya tampil seragam, tetapi juga membawa identitas budaya daerah sejak dini.
Reporter: Akmal | Editor: Sarno





