NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau merampungkan pembangunan pos jaga Segah Riverside bertajuk Tourism Command Centerdi kawasan wisata kuliner Tepian Sungai Segah, Tanjung Redeb. Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp249 juta itu kini telah mencapai progres fisik penuh dan siap memasuki tahap pengelolaan.
Fasilitas tersebut dirancang bukan sekadar sebagai pos pengamanan, melainkan pusat kendali terpadu yang menggabungkan fungsi keamanan dan layanan informasi kepariwisataan. Pemerintah daerah memandang keberadaan pusat kendali ini penting untuk menopang aktivitas wisata yang kian padat di kawasan tepian sungai.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Syamsiah Nawir, melalui Staf Teknis sekaligus Pengawas Kepariwisataan, Andi, memastikan seluruh pekerjaan konstruksi telah dituntaskan. Setelah pembangunan selesai, fokus pemerintah daerah akan diarahkan pada perumusan skema pengelolaan dan operasional.
Menurut Andi, pembahasan teknis terkait operasional pos jaga akan dilakukan melalui rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Sejumlah instansi, seperti Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Disbudpar, serta OPD lain yang berkaitan, akan dilibatkan untuk menentukan pola kerja dan pembagian peran.
Ia menjelaskan, konsep Tourism Command Center memungkinkan pos jaga ini berfungsi sebagai pusat pemantauan kawasan wisata. Rencananya, sistem kamera pengawas akan dipasang untuk memantau aktivitas pengunjung maupun pedagang di sepanjang Tepian Sungai Segah secara waktu nyata.

Tak hanya itu, pos jaga tersebut juga diproyeksikan menjadi pusat layanan informasi wisata. Petugas yang berjaga akan dibekali pengetahuan dasar kepariwisataan agar dapat membantu wisatawan, termasuk memberikan informasi mengenai destinasi lain di Kabupaten Berau atau menghubungkan pengunjung dengan Disbudpar bila dibutuhkan.
Andi menilai, keberadaan fasilitas ini dapat mendorong pengelolaan kawasan wisata yang lebih tertib dan terintegrasi. Selain memperkuat aspek pengamanan, Tourism Command Center diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan serta pelaku usaha di sekitar kawasan tepian sungai.
Adapun mekanisme operasional, termasuk sistem penjagaan dan kewenangan antarinstansi, masih menunggu hasil rapat koordinasi dan arahan pimpinan daerah. “Kami berharap fasilitas baru tersebut dapat berfungsi optimal dan memberi kontribusi nyata bagi pengembangan sektor pariwisata Berau,” pungkasnya.
Reporter: Marta Tongsay | Editor: Sarno





