Kembali Gigit Jari, Angkutan Bus Pelajar Belum Bisa Terealisasi Tahun Ini

Senin, 12 Januari 2026
Kepala Bidang Angkutan Dishub Berau, Hendra Syaifuddin

NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Penyediaan angkutan pelajar yang menjadi program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, belum bisa terealisasi di tahun 2026 ini.

Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, Hendra Syaifuddin, ia membenarkan bahwa pihaknya telah koordinasi dan konfirmasi bidang pembangunan ternyata angkutan pelajar tidak ada di tahun ini.

“Pada tahun ini kami masih fokus pada jaringan transportasi atau data perencanaanya,” jelas Hendra, saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (12/1/2026).

Hendra juga mengungkapkan bahwa jika mengadopsi hasil studi banding Dishub saat berkunjung ke Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Mereka mengadakan angkutan pelajarnya melalui CSR dari beberapa perusahaan.

“Kalo mekanismenya seperti Kabupaten Tabalong mungkin bisa, dan untuk mengawasi, pemeliharaan, dan biaya operasionalnya di serahkan ke Pemkab,” ujarnya.

Kemudian Kabid Lintas Jalan Dishub Berau, Noorhasani mengatakan jika kita bisa seperti di Kabupaten Tabalong dan diterapkan di Berau mungkin terealisasi, mengingat ada banyak perusahaan swasta disini.

“Kalo di Tabalong itu kan dibagi menjadi tiga zona untuk jalur angkutan pelajar. Namun di Berau tidak bisa segitu, dilihat dari geografis kita berbeda,” ungkapnya.

Noorhasani menjelaskan bahwa, Berau harusnya pengadaan angkutan ada 13 kecamatan, karena jarak antar kecamatan dan kampung lumayan jauh. Kalo ada 100 kampung, minimal angkutan pelajar itu jumlahnya setengah dari total kampung yakni 50 armada.

“Jadi nanti skemanya satu armada bisa digunakan dua kampung,” tutupnya.

Reporter : Akmal | Editor : Sarno

Bagikan