NUSANTARAKALTIM ,TANJUNG REDEB – Perumda Air Minum (Perumdam) Batiwakkal Kabupaten Berau menyatakan komitmennya dalam mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemkab Berau, khususnya target penambahan 25.000 sambungan rumah (SR) air bersih hingga akhir 2026.
Kepala Bidang Hubungan Langganan Perumdam Batiwakkal Berau, Rudy Hartono, mengatakan bahwa capaian sambungan rumah saat ini menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan sejak dipimpin Direktur Perumdam Batiwakkal, Saipul Rahman.Berdasarkan data yang dimiliki Perumdam Batiwakkal, sejak tahun 2019 hingga 2025, jumlah sambungan rumah sudah mencapai sekitar 23.600 SR, yang artinya rata-rata pertumbuhan mencapai 3.372 SR per tahun.
“Ini yang menjadi modal kuat untuk mencapai target RPJMD di akhir 2026,” ujar Rudy, saat ditemui pada Selasa (6/1/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan jumlah pelanggan tersebut terjadi di tengah kondisi tarif air yang masih relatif rendah. Saat ini, tarif rata-rata air bersih Perumdam Batiwakkal berada di angka Rp4.700 per meter kubik, sementara biaya produksi air mencapai sekitar Rp5.400 per meter kubik.Meski demikian, Perumdam Batiwakkal tetap mampu bertahan secara operasional.
Rudy menyebutkan, salah satu faktor penopang keuangan perusahaan adalah meningkatnya penerimaan dari sektor non-air, khususnya dari pemasangan sambungan rumah baru.Rudy menambahkan, Perumdam Batiwakkal akan terus berupaya memperluas cakupan layanan air bersih sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan agar target pembangunan daerah di sektor pelayanan dasar dapat tercapai secara berkelanjutan.
“Pendapatan non-air dari SR baru cukup melonjak dan menjadi salah satu penopang utama. Ini membantu menutupi selisih antara tarif dan biaya produksi,” pungkasnya.
Reporter: Marta Tongsay | Editor : Sarno





