‎Hadapi Porprov 2026, KONI Berau Soroti Kesiapan dan Anggaran

Senin, 22 Desember 2025

‎‎NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Persiapan Kabupaten Berau menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 masih menghadapi sejumlah tantangan. Keterbatasan anggaran, kesiapan atlet, serta dukungan sarana dan prasarana.

‎‎Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Berau, Taupan Madjid, mengakui keinginan untuk meraih hasil terbaik merupakan hal yang wajar. ‎‎Namun demikian, menurutnya, perencanaan harus disesuaikan dengan kondisi riil yang dimiliki daerah.‎‎

“Semua daerah pasti ingin hasil maksimal. Tapi kita juga harus melihat kemampuan dan kesiapan yang ada,” ujarnya, Kamis (18/12/2025).‎‎

Berdasarkan hasil sementara Babak Kualifikasi, perolehan medali Kabupaten Berau menempatkan daerah ini di posisi kelima, meski belum masuk dalam perhitungan resmi klasemen Porprov.

‎‎Sementara itu, posisi papan atas masih diisi oleh Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan Kutai Timur.

‎‎Taupan menambahkan, sejumlah daerah pesaing menunjukkan keseriusan tinggi dalam persiapan, salah satunya Kabupaten Paser yang menurunkan atlet di 63 cabang olahraga, didukung kesiapan fasilitas olahraga yang memadai.‎‎

Meski menghadapi keterbatasan, Taupan  menegaskan tetap berkomitmen melakukan persiapan maksimal, dengan catatan adanya dukungan terkait pembiayaan.‎‎

“Kalau dukungan anggaran mencukupi, kami siap memaksimalkan potensi atlet Berau. Apa yang menjadi harapan pemerintah daerah tentu akan kami jalankan,” katanya.

‎‎Ia mengakui, tanpa kepastian anggaran yang sesuai kebutuhan, akan sulit melakukan persiapan optimal. Apalagi Porprov 2026 dijadwalkan berlangsung pada November. ‎‎

“Pengajuan anggaran Porprov sampai sekarang belum ada kejelasan. Ini yang menjadi perhatian kami,” jelasnya.‎‎

Selain dukungan pemerintah daerah, Taupan juga menilai peran sektor swasta penting untuk membantu memperkuat pembinaan olahraga di Berau.

‎‎Sementara itu, terkait pemberian bonus bagi atlet berprestasi di ajang PON dan Paralimpik, KONI Berau menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk apresiasi yang  dilakukan di berbagai daerah.

‎‎“Besaran bonus tentu berbeda-beda di setiap daerah. Di Berau disesuaikan dengan standar yang ditetapkan Bapenda dan Dispora,” ujarnya.

‎‎Ia berharap, apresiasi tersebut dapat menjadi pemicu semangat atlet Berau untuk terus meningkatkan prestasi.

‎‎“Bonus ini diharapkan bisa menambah motivasi atlet dalam menghadapi Porprov mendatang,” tutupnya.‎‎

Reporter : Akmal | Editor : ‎ Sarno

Bagikan