NUSANTARAKALTIM, TANJUNG REDEB – Kebijakan relaksasi harga tiket pesawat oleh pemerintah pusat mulai berdampak pada peningkatan jumlah penumpang di Bandara Kalimarau, Kabupaten Berau, menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kepala BLU UPBU Kelas I Kalimarau, Patah Atabri, mengungkapkan bahwa lonjakan penumpang sudah mulai terlihat sejak 17 Desember 2025. Peningkatan ini terjadi seiring diberlakukannya diskon harga tiket pesawat untuk masa angkutan Natal dan Tahun Baru.
“Sejak 17 Desember ini sudah mulai terlihat lonjakan penumpang,” ujar Patah Atabri, Selasa (16/12/2025).
Ia menjelaskan, pada hari normal jumlah penumpang keberangkatan di Bandara Kalimarau berkisar sekitar 600 orang per hari. Namun saat ini, angka tersebut meningkat signifikan menjadi sekitar 800 hingga 1.000 penumpang setiap harinya.
Patah Atabri menyebut, peningkatan jumlah penumpang tersebut tidak terlepas dari kebijakan pemerintah pusat yang memberikan relaksasi atau diskon harga tiket pesawat sebesar 13 hingga 14 persen selama periode Natal 2025 hingga Tahun Baru 2026.
“Untuk harga tiket sudah ada kebijakan dari pemerintah pusat berupa relaksasi sekitar 13 sampai 14 persen. Dengan kebijakan ini, minat masyarakat untuk bepergian menggunakan transportasi udara tentu meningkat,” jelasnya.
Meski terjadi lonjakan, pihak Bandara Kalimarau memastikan operasional tetap berjalan lancar. Salah satu langkah antisipasi yang dilakukan yakni penyesuaian jam operasional bandara selama periode Nataru.
Ia menambahkan, pihak bandara akan terus memantau perkembangan jumlah penumpang selama periode libur akhir tahun, sembari memastikan pelayanan, keamanan, dan keselamatan penerbangan tetap terjaga.
“Kami berharap kebijakan relaksasi harga tiket ini dapat membantu masyarakat sekaligus menjaga kelancaran arus penumpang di Bandara Kalimarau selama Natal dan Tahun Baru,” tutupnya.
Reporter : Akmal | Editor : Sarno





